KINERJA DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KOTA SUMBAWA DALAM PENERAPAN KARTU TANDA PENDUDUK ELEKTRONIK
NAMA
: AGUS JA’FARI ZUKHARO
KELAS
: VA
KELOMPOK : 5
KELOMPOK : 5
NPM
: 15.01.02.0.003.01
STUDY
: SOSIOLOGI POLITIK
FAKULTAS : EKONOMI DAN MANAJEMEN
JURUSAN : EKONOMI
PEMBANGUNAN
KINERJA DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KOTA SUMBAWA DALAM PENERAPAN
KARTU TANDA PENDUDUK ELEKTRONIK
Seiring
dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang semakin pesat saat
ini sangatlah memungkinkan masyarakat untuk bisa mengakses informasi apa saja
yang mereka butuhkan dalam kehidupan sehari-hari, seolah-olah tidak ada
batasannya. Dengan sistem teknologi dan informasi ini juga berdampak kepada
lembaga public seperti pemerintah daerah. Sistem pemerintahan daerah sekarang
ini sudah mulai diintegrasikan dalam suatu teknologi yang dapat dikendalikan
dari pusat pemerintahan. Seperti e-KTP. Dan saya selaku anggota dari kelompok
5 ditugaskan untuk melakukan penelitian
sederhana tentang bagaimana kinerja Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipi di Sumbawa.
Dalam
penelitian ini saya melakukan wawancara dengan salah satu pegawai Di
DUKCAPIL dan mewawancarai beberapa
masyarakat disana yang sedang mengurus pembuatan KTP/KK . jawaban dari masyarakat sangat beragam saaat
ditanyakan bagaimana proses pengurusan e-KTP ini. 8 Dari 10 orang yang
diwawancara memiliki jawaban yang sama terkait kinerja pelayanan DUKCAPIL.
Mereka berpendapat bahwa “pelayannya sudah bagus dan dalam proses pembuatan
e-KTP ini prosesnya tidak terlalu lama hanya dalam waktu 1 minggu e-KTP
tersebut bias diambil”. Adapun 2 orang lainnya perpendapat lain, karena dalam
pengurusan e-KTP ini mereka sudah menunggu 1 tahun tetapi masih e-KTP tersebut
belum diterima.
Terkait hal
ini saya mewawancarai salah satu pegawai
yang ada dibidang pengurusan e-KTP ini, beliau mengatakan bahwa” alasan
kenapa ada masyarakat yang belum menerima e-KTP walaupun sudah mengurusnya di
tahun lalu, karena kita belom menerima data dari pusat terkait orang
tersebut”. Beliau juga menambahkan bahwa
“proses pembuatan KTP ini sebenarnya dalam seharipun bisa selesai bagi yang
sudah melakukan perekaman” .
Dalam
wawancara tersebut juga Terungkap Mengapa masyarakat harus menunggu selama 1
minggu untuk mengambil KTP Elektronik . hal ini dikarenakan jumlah alat
pencetakan untuk KTP elektronik hanya 1 sedangkan masyarakat yang membuat KTP
ini sangat banyak . nah inilah yang membuat masyarakat harus menunggu sampai 1
minggu untuk pengambilan e-KTP ini yang sejatinya bisa selesai dalam 1 hari.
Ditengah
wawancara saya sempat menanyakan apakah kinerja dari DUKCAPIL ini bisa
dipengaruhi oleh perubahan Bupati disumbawa. Beliau menjawab untuk hal ini
tidak ada pengaruhnya sama sekali karena kami dalam proses mengurusan E-KTP ini
langsung berurusan dengan pusat.
Itulah pemaparan dari hasil
penelitian saya terkait Kinerja Dinas
Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kota
Sumbawa Dalam Penerapan Kartu Tanda Penduduk Elektronik. Semoga bermanfaat,.
Jika ada kesalahan dalam penulisan atau yang lain bisa dicantumkan dikomentar.
Trima kasih.











0 komentar